OPTIMIS = ?

Posted on May 26, 2008. Filed under: Wisdom Words |

OPTIMIS = MEMIKIRKAN YANG TERBAIK, BEKERJA UNTUK YANG TERBAIK, DAN MENGHARAPKAN HANYA YANG TERBAIK

Ada orang-orang tertentu yang senang mengkritik. Mereka mengkritik apa saja. Di mana pun kita berada, mereka pasti berada di pihak lainnya. Mereka mengkritik karier, lalu disebut kritikus karier (Anda dapat menambahkannya sendiri). Mereka mengkritik seakan untuk memenangkan kontes. Mereka menemukan kesalahan dalam setiap orang dan dalam setiap situasi.

Orang-orang seperti ini dapat ditemukan dalam setiap rumah, keluarga atau kantor. Mereka pergi kamana-mana, mencari kesalahan, lalu bercerita kepada semua orang, betapa buruknya orang atau situasi itu. Mereka menyebarkan pesan-pesan negatif seperti wabah dan menciptakan lingkungan yang kondusif terhadap hal-hal negatif. Mereka membuat diri mereka dan orang-orang di sekitar menjadi tegang.

Robert Fulton yang menciptakan kapal uap suatu hari memperlihatkan ciptaan barunya di sungai Hudson. Orang-orang pesimis dan skeptik yang ikut menyaksikan berkomentar bahwa kapal itu tak akan bisa dihidupkan. Tapi ternyata bisa dan kapal terus berlayar ke hulu sungai. Si Pesimis yang mengatakan kapal tersebut tak bisa dihidupkan lalu mulai berteriak, kapal tersebut tak akan berhenti. Orang-orang yang selalu melihat sisi negatif, itulah orang yang pesimis.

Mereka tidak bahagia jika tidak punya masalah untuk dibicarakan. Mereka mematikan lampu, untuk melihat betapa gelapnya. Mereka selalu mencari keretakan dalam cermin kehidupan. Mereka tidak tidur di ranjang karena mendengar banyak orang yang meninggal di tempat tidur dibanding tempat lainnya. Mereka tak dapat menikmati kesehatannya karena berpikir mungkin besok mereka akan sakit.

Sebaliknya, orang optimis adalah orang yang begitu kuat sehingga tidak ada yang dapat mengganggu ketenangan batinnya. Membicarakan yang sehat, kebahagiaan, dan kemakmuran kepada setiap orang yang ditemuinya. Mebuat semua temannya merasa ada sesuatu di dalam diri mereka. Hanya memikirkan hal yang terbaik, bekerja hanya untuk yang terbaik, dan mengharapkan hanya yang terbaik. Ikut bergembira dengan kesuksesan orang lain, melupakan kesalahan masa lalu, dan menekankan prestasi yang lebih besar di masa depan. Tersenyum kepada semua orang. Menghabiskan begitu banyak waktu untuk memperbaiki diri sendiri sehingga tak ada waktu yang tersisa untuk mengkritik orang lain. Dia terlalu besar untuk cemas dan terlalu mulia untuk marah.

Make a Comment

Make a Comment: ( None so far )

You must be logged in to post a comment.

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...